Posted by: afriyanto | October 28, 2010

Gempa & Tsunami (Mentawai) and Volcano Eruption (Merapi)

Turut Berduka atas Musibah Bencana Yang Berkelanjutan di Indonesia, 26 Oktober 2010, Gempa dan Tsunami di Kepulauan Mentawai, dan Volcano Eruptions Merapi… Banyak kesamaan dari peristiwa-peristiwa bencana tersebut, yaitu ke-2 musibah tersebut terjadi pada hari yang sama. Serta Tsunami di Kepulauan Mentawai terjadi pada tanggal yang sama dengan Tsunami Aceh Nias, yaitu tanggal 26.

MENTAWAI: Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan kabupaten hasil pemekaran dari kabupaten Padang Pariaman berdasarkan UU No.49 Tahun 1999.  Jumlah penduduk kabupaten Kepulauan Mentawai kurang dari 100.000 jiwa, atau tidak lebih banyak dari jumlah penduduk satu kecamatan di pulau Jawa. Kepulauan Mentawai itu memanjang dari utara sd selatan sejajaran dengan pulau Sumatera dan tepatnya bersisian dengan  provinsi Sumatera Barat, dengan pulau terbesar sekaligus pulau utama kebudayaan Mentawai adalah pulau Siberut.

Pemilihan Tua Pejat sebagai ibukota kabupaten Mentawai yang terletak di pulau Sipora (di tengah wilayah Mentawai)  dimaksudkan adalah untuk memperpendek rentang pembangunan antara wilayah utara dan selatan yang jaraknya lumayan jauh. Kendala utama dan problema utama dalam pembangunan Mentawai adalah sangat minimnya sarana dan infrastruktur, terutama jalan raya. Tidak seperti Nias yang sisi barat dan timurnya terkoneksi dengan jalan, maka hampir seluruh 4 pulau besar di Mentawai tidak dapat ditembus dengan jalan darat. Jadi alternatif untuk menuju ke wilayah-wilayah barat dari sisi tinur pulau yang relatif lebih maju adalah dengan transportasi laut (kapal-kapal kecil) dan berjalan kaki yang bisa menghabiskan waktu seharian/berhari-hari.

SISI BARAT KEPULAUAN MENTAWAI: Sisi barat wilayah kepulauan Mentawai relatif tidak berkembang dibandingkan sisi Timur wilayah Mentawai. Minimnya sarana dan prasarana transportasi darat serta kondisi laut Samudera Hindia dengan ombaknya yang maha besar merupakan kendala dalam pembangunan dan pengembangan wilayah sisi barat Mentawai. Pelabuhan-pelabuhan yang bisa didarati oleh kapal-kapal dari Padang semuanya berlokasi di sisi Timur Mentawai, seperti; Muara Siberut, Muara SIkalaban, Tua Pejat, dan Sikakap. Kondisi ini dapat dimaklumi, karena sisi barat Mentawai berhadapan langsung dengan samudera lepas sehingga kapal kapal dengan ukuran kecil sukar berlayar ke wilayah ini. Tragisnya wilayah sisi barat Mentawai inilah yang terkena dampak Gempa dan Tsunami yang paling parah dan paling banyak menelan korban jiwa.

PENANGGULANGAN BENCANA: Gempa dahsyat dengan kekuatan 7.2 SR dengan pusat gempa di selatan pulau Pagai Selatan serta dilanjutkan dengan bencana Tsunami beberapa menit kemudian telah meluluhlantakkan wilayah Kepulauan Mentawai bagian selatan yang terdiri dari kecamatan Sikakap, Pagai Utara, Pagai Selatan, dan Sipora Selatan. Dari berbagai sumber disebutkan tidak kurang dari 29 dusun (setingkat di bawah desa) menderita dan terkena dampak Tsunami yang paling parah. Untuk penanggulangan bencana Tsunami yang terjadi di sisi Barat Mentawai, seperti; pengiriman bahan pangan dan sandang dan papan, prioritas utama adalah dengan udara. Selanjutnya adalah dengan memberdayakan prasarana transportasi laut. Dan untuk kedepannya, mungkin alangkah baiknya jika dibuka akses jalan raya menuju sisi barat pulau-pulau besar di kepulauan Mentawai tersebut.

00000000000000000000

USHER: DJ Got Us Falling In Love Again…..Having and Making The Night with the Techno House Mix, by USHER from the LP, Raymond Vs Raymond.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: