Posted by: afriyanto | July 15, 2010

TDL (Ngalor-ngidul)

TDL merupakan singkatan dari Tarif Dasar Listrik. Pemerintah telah menetapkan tarif dasar listrik baru sejak awal Juli 2010 dan dimasukkan dalam UU No.2 Thn 2010 dalam Draft APBNP dengan besaran angka kenaikan TDL sebesar 10% dari tarif dasar semula dan beberapa ketentuan lain dengan pengecualian TDL terhadap Industri. Apa implifikasi dari kebijakan Pemerintah ini yang kemudian diamini oleh para wakil rakyat adalah masyarakat awam terutama kalangan Industri bersiap-siap untuk merogoh kocek yang lebih dalam untuk service jasa energy listrik yang digunakan…

LISTRIK: Jika berbicara tentang listrik dalam konteks Indonesia, maka kita akan selalu mengasosiasikan-nya dengan PLN atau hal-hal yang berbau elektro. Nah jika kita membahas PLN maka kita akan membayangkan sebuah perusahaan perseroan entah apalah milik negara yang mayoritas dipenuhi oleh mereka-mereka dengan latar belakang ke-elektro-an. Nah disini inti dari ngalor ngidul ini…Kenaikan TDL dimaksudkan adalah untuk mengurangi subsidi Pemerintah dan mengalihkan subsidi tersebut untuk alokasi sektor pembangunan yang lain.

Biasanya di perguruan tinggi manapun, baik itu negeri, setengah negeri (pura-pura negeri), atau swasta, SDM yang masuk ke bidang listrik tersebut termasuk yang terbaik. Kondisi sudah lama berlangsung dan melembaga, sehingga SDM yang berkiprah di bidang kelistrikan pada dasarnya diatas rata-rata intelegensia.

Kenaikan TDL sementara per 1 Juli 2010 untuk berbagai kalangan Industri (dari berbagai sumber)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: