Posted by: afriyanto | July 18, 2009

Merakit

Bukan menjadi rahasia umum lagi, di luar kelompok teroris cuman kelompok Militer lah yang faham akan ilmu rakit merakit bom. Merakit bom sebenarnya atau senjata yang bermanfaat untuk pertahanan diri (awal-nya) gampang-gampang susah. Dalam panduan membuat bom rakitan sendiri yang direlese oleh US Army Defence, perlengkapan masak memasak di dapur sebuah rumah tangga saja dapat menjadi sebuah senjata yang ampuh mematikan untuk pertahanan diri. Bahan makanan tepung, misalnya, dapat dijadikan sebuah bahan peledak yang mematikan jika kita tahu merakit dan meng-komposisi dengan zat kimia yang berasal dari bahan makanan lainnya. Dengan perkataan lain, seorang ibu rumah tangga atau pembantu dapat melakukan pekerjaan merakit sebuah bahan peledak atau bom yang sederhana, asal tahu komposisi dan takaran yang benar, he he…

asasin

Ge-eR: Dalam konteks pem-bom-an di J.W. Marriott dan Ritz Carlton, seharus seorang pemimpin (pemenang Pilpres 2009 sementara) itu tidak mengeluarkan sebuah statement yang tidak nyambung dengan konteks kejadian dan ke-geeran-an bakalan menjadi target penembakan/teroris. Dalam sebuah standard investigasi, statement-stement yang ngerujuk pada peng-clear-an dan klarifikasi, sebenarnya malah menjadi obyek fakta yang menarik jika kita ingin menerapkan azaz pembuktian terbalik.

Jika kita membuka lagi arsip kondisi bencana dan musibah 5 (lima) tahun yang lalu, Tsunami dan Gempa besar Aceh-Nias, memang tidak ada korelasi tapi sikon-nya sama, J.W. Marriot 2009 hanyalah awal dari rangkaian bencana-bencana yang bakalan muncul kelak di Indonesia.

J.W.Marriot: Kembali ke konteks kasus Mak Erot eh Marriott, ada 3 hal penting dalam peristiwa tersebut; 1. Target (korban, victims), 2. Pelaku, dan terakhir (3). Motif. Target itu adalah fasilitas milik negara asing (Amrik, UK), dan pelaku adalah teroris (dan kalo bukan teroris, kembali ke paragraph awal) dan terakhir motif. Motif atau tema dan tujuan dari pem-bom-an biasanya dikaitkan dengan situasi yang berkembang atau yang lagi in pada saat itu. Dari fakta yang ada di lapangan yaitu victim yaitu fasilitas umum milik negara asing, J.W. Marriott Hotel (Amrik). Jika lebih detail lagi, target (korban) Presdir HC (apa ada masalah berkaitan penyandang dana kampanye)? dan pelaku kalo bukan teroris berarti dari kalangan militer, dan situasi yang sedang berkembang saat kejadian, mungkin kita bisa membuat skenario kecil-kecilan yang akan memunculkan titik temu dari 3 hal penting tersebut. Wallahu alam…May God Bless The Victims of J.W. Marriott, and Indonesia Society which being Sick and Sucked…Amieen..

TERORISM


Responses

  1. TINGGALKAN CARA LAMA ISI PULSA ANDA & UBAH dengan KONSEP FLEXTER sehingga HP ANDA bisa berubah menjadi MESIN UANG OTOMATIS yang dapat menghasilkan Uang JUTAAN RUPIAH/hari bahkan PULUHAN JUTA RUPIAH/hari, masih tidak percaya & berani terima tantangannya, segera bergabung dan Hub : 085641241615:(MARTE) atau klik : http://www.17-klik.blogspot.com sebagai Informasi untuk ANDA.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: