Posted by: afriyanto | April 3, 2009

Mie Atjeh

Mie Aceh yang paling enak di sekitaran Cibubur itu bisa didapatkan di Jalan Alternatif Cibubur, Warung Pondok Bangladesh, beberapa meter diseberang The Karno’s. Selain Mie goreng kesenangan lon, terdapat mie rebus yang pake kepiting segala. Alamakkk…. kata orang Medan.. Cuman ngeluarin uang Rp.12.000, bisa menikmati suasana makan ala Aceh mirip di Peunayong, Banda Aceh. Juga terdapat penganan khas Aceh, kue Timpan, kue sarang burung yang khas Sabang, dll. Pokoknya Aceh banget deh… he he..Buat orang Minang, masakan Aceh itu terkenal dengan campuran asam suntinya yang jarang dipakai pada masakan Minang.

NGAFE: Jauh sebelum kebiasaan ngafee ngebooming di Jakarta, orang-orang Aceh dan Melayu di wilayah Sumatera bagian timur punya kebiasaan ngafe di kedai-kedai kopi. Kedai-kedai kopi di sepanjang Sumatera Timur ini punya ke khas-an tersendiri, yang biasanya buka pagi hari dan tidak menjual nasi. Di kota kecil di perbatasan Sumatera Utara dan Aceh, sejak SD lon biasa diajak paman (angku, bahasa Minangnya) setiap weekend ngafee di kedai kopi Kasian Ombak. Nah dari sini, awalnya perkenalan lon dengan mie Aceh yang buat lidah orang Minang totok masih asing… he he… segitu ajaa…gambarnya ntar ya..

mie-aceh

TIMPAN: One of my favourite Aceh Traditional menu is Timpan cake. This cake are made of rice powder, sugar, coconuts, and the inside of the cakes. The inside or the content core of the cake are usually put with a slice of  cooked banana, or the  cooked boiled slices sweetened coconut and for the outside of the cake, they are covered with banana’s leaves and the boiled in steam water. Timpan cake is identically with the Aceh. Many songs lyrics explore the theme Timpan cake to remind the out-sider Acehs to their beloved homeland.

Aceh Timpan Cake

lon = saya (bahasa Aceh), misal dalam kalimat: Fisik lon emang di Jawa, tapi jiwa lon masih di Sumatera,… he he..

NB: Pak Khairil d/a: blue_emerald252@yahoo.com, Maap baru sempat balas, sebagian list sudah saya kirim ke email bapak format .xls. Beberapa bulan yang lalu saya kehilangan tas yang diletakkan di bawah jok depan kendaraan yang berisi banyak file, dokumen, dan lain-lain dan salah satunya external harddisk tempat back up semua file yang pernah saya published, plus mobile activity saya Jakarta Bandung yang sangat padat sehingga baru punya waktu senggang sekarang mencari arsip-arsip yang tersisa. Segitu aja pak, konfirm lagi, ya. thx..


Responses

  1. weleh weleh..sudah lama ga berkunjung di t4 om afriyanto..ups! mie atjeh and timpan kesukaan saya juga lhooo..met berkarya and keep blogging yah!

  2. Iyah, Ulli. Wah makan mie Aceh-nya tambah semangat neh, kalo yang nemenin Jeng Ulli.. he he.. Love Always..

    • Sist n bro, ikutan nyicip ya, ga ada mie-nya, textnya pun jadilah. Awak memang gitu orangnya..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: