Posted by: afriyanto | March 27, 2009

Situ

Situ itu merupakan tempat dimana kumpulan air yang menggenang. Kata situ itu jika diruntut sepadanan dengan kata-kata situs, site, atau sit yang sering diasosiasikan dengan wadah atau place. Situs itu biasanya digunakan untuk merujuk pada lokasi tempat-tempat ber-sejarah atau tempat nangkringnya website di internet. Sementara istilah Site itu biasanya banyak dipakai untuk istilah lokasi lapangan pada pekerjaan-pekerjaan teknik Sipil.

KAWASAN LINDUNG: Sebenarnya fungsi situ merupakan sebagai kawasan resapan air dan termasuk dalam kawasan lindung. Sebagai kawasan lindung, biasanya areal di sekitar kawasan situ dalam radius beberapa meter mestilah ada fungsi hutan atau pepohonan. Dengan perkataan lain, situ dan environment sekitarnya yang berfungsi sebagai lindung mempunyai peran sebagai pendukung (daya dukung) untuk fungsi kawasan yang bukan lindung disekitarnya, seperti permukiman, kawasan industri, dllsbgnya. Ini merupakan formulasi standar dari keseimbangan lingkungan.

Seiring dengan pesatnya laju pertumbuhan penduduk di sekitar metropolitan Jakarta, demand (permintaan dan kebutuhan) akan permukiman, rumah tinggal, sarana dan fasilitas lainnya ikut bertambah, sementara kapasitas lahan yang tersedia sangatlah terbatas. Dan ironisnya, lahan-lahan yang semestinya diperuntukkan sebagai fungsi lindung serta merta berubah fungsi akibat desakan (tekanan) kebutuhan penduduk dan menyebabkan terjadinya konversi fungsi lahan besar-besaran, termasuk di kawasan yang mestinya dilindungi yaitu situ dan sekitarnya. Akibatnya lahan produktif lebih mendominasi dibandingkan lahan lindung yang dikaitkan dengan berkurangnya daya dukung kawasan lindung dan terganggunya keseimbangan lingkungan.

Hasilnya, pada saat kondisi ekstrim, misalnya hujan yang turun terus menerus dalam kapasitas besar, kawasan lindung yang mestinya mendukung kawasan lainnya, tidak dapat menjalankan fungsinya lagi dikarenakan berkurangnya fungsi daya dukungnya karena konversi besar-besaran dan yang terjadi adalah bencana alam, seperti yang terjadi di situ Gintung.

SOLUSI: Untuk kasus situ Gintung ini mungkin ada baiknya otoritas setempat flash back ke belakang ke era kolonial Belanda dan banyak belajar dari sistem water-engineering situ Gintung dan environmentnya pada saat situ tersebut dibuat oleh Belanda dimana formulasi daya dukung lahan lindung terhadap keseimbangan lingkungan mestilah diterapkan. Lebih baik terlambat daripada tidak ada move sama sekali, meski keterlambatan itu ekuivalensi dengan lebih dari 100 nyawa manusia tak berdosa. Segitu aja tentang situ Gintung dan turut prihatin dari lubuk hati yang paling dalam.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: