Posted by: afriyanto | November 6, 2008

DED

DED area merupakan singkatan dari Detailed Engineering Design, yaitu sebuah rencana penyusunan detail kawasan, area atau manufacturing. Jika dikaitkan dengan pengembangan sebuah wilayah, wilayah atau area yang ingin diolah mestilah diketahui profil 3 dimensinya, terutama detailed ketinggian atau topografisnya. Tingkat kedetailan tinggi yang diperlukan beragam, dari 1 meter sd 1 cm tergantung kebutuhan pekerjaan.

BAKONG SINGKEP: Kawasan Bakong yang terletak di teluk Raya, Singkep hendak diolah menjadi developed area. Profil dan pola lahan Bakong yang sudah berubah dari kondisi idealnya, merupakan typikal wilayah-wilayah di Kepulauan Riau. Perhitungan volume wilayah Bakong yang dihitung dengan kerapatan kontur interval 1 meter dari lab, terlepas dari kesalahan delineasi grafis dan interpolasi garis kontur, terdapat perubahan drastis dengan kondisi real di lapangan, terutama di area-area yang mengalami pegundulan. Dibeberapa lokasi, banyak top-top area yang telah menjadi datar, sehingga diperlukan pengamatan dan pengambilan data ulang.

Kesimpulannya, selain untuk proposed site and location design area, DED juga bisa digunakan untuk menghitung (kuantitas) tingkat kerusakan yang diperbuat oleh manusia, he he



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: