Posted by: afriyanto | September 21, 2008

Paris van Java

Istilah Paris van Java dulunya memang lekat dengan kota Bandung. Istilah ini muncul saat banyak misi-misi dari kota Bandung yang bertandang ke kota Paris pada era kolonialisme Belanda. Penamaan Paris van Java pada saat itu bukanlah asal nama doang, melainkan memang kondisi kota Bandung pada saat itu sangat green (masih banyak hutan kotanya) dan terplanning sebagai sebuah kota resort. Kemunculan istilah Paris Van Java diilhami oleh kesadaran untuk mengembalikan kembali fungsi kota tersebut seperti awal di era kolonial. Banyak referensi baik berupa buku-buku yang menulis tentang kejayaan kota Bandung di era itu.

Zurich van Java, mungkin Bandung tidak bisa disetarakan dengan kota Zurich (Zurich Kloten) di Swiss yang mendapat predikat kota ternyaman di dunia untuk ditinggali. Namun setidaknya, Bandung punya potensi untuk menjadi Zurich, Geneva, atau Bern nya Java (Kota-kota di Swiss yang masuk 10 besar kota ternyaman di dunia). Kondisi topografis, lansekap, serta karakteristik spesifik warga-nya merupakan parameter dominan untuk menjadikan Bandung sebagai kota layak nyaman. Tinggal disinkronisasi dengan policy atau perda kota yang benar terutama jika dikaitkan dengan licence dan land use kota (bukan masterplan kota, he he).

P.S. Facts of Zurich: Zurich yang merupakan sebuah canton (negara dalam negara) dan bagian dari wilayah Konfederasi Swiss yang berbahasa Germany, merupakan pusat perdagangan dan perbankan terbesar di Eropah (mungkin Dunia). Jelas saja Zurich menjadi sebuah kota yang makmur, karena “hidup” dan lebih dari separuh uang panas” dunia disimpan di Bank-bank besar di Zurich. Sisanya mungkin nangkring di Panama, Liechsteintein, atau Cayman Island, he he……

DUA KUTUB: Tanpa maksud menggurui atau menyalahkan, pembangunan kota Bandung terpusat pada dua kutub, yaitu Bandung Utara-Barat yang lebih maju dan tertata dan Bandung Selatan-Timur (pusatnya Gedebage) yang relatif tertinggal. Perencanaan pembangunan yang Top-Down dan Bottom-up yang lebih komprehensive salah satu alternatif untuk mengakselerasi kawasan pinggiran Bandung yang tertinggal, sehingga Paris van Java nya Bandung tidak hanya sebagai monumentasi tempat pusat perbelanjaan serta kuliner doang.

Miniatur Menara Miring Pisa Italy dapat dibeli di Paris van Java


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: