Posted by: afriyanto | August 2, 2008

The Beauty of Procession Toward Death

About The Last Conversation of Adam Air Pilot and Co-Pilot: Begitu banyaknya prosesi kematian yang kita dengar dan kita baca di Mass Media, baik di Koran, Radio, TV, dan Internet akhir-akhir ini. Tetapi dari semua prosesi itu, kematian yang terindah dan Islami (menurut Islam) adalah prosessi kematian dengan menyebut Asma Allah… Allahu Akbar Bahwa sesungguhnya manusia itu berasal dan kembali pada Allah dan pada saat-saat terakhir hidup kita, kita masih membesarkan kebesaran Allah…Allahu Akbar.……Let Al Mighty, GOD Allah, Blessed All The People in The Plane to Heavens. All The Muslims have expectations to be died In Allah’s.

Note: Beauty dalam pengertian American English lebih menekankan pada keindahan dan berkaitan dengan quality suatu proses atau system. Seperti, istilah film American Beauty, yang lebih menekankan pada “Begitu Indahnya Amrik dengan segala Kompleksitas Kehidupan Masyarakatnya“.

ANALISA AMATIRAN (REKAMAN): (1). Dengan ketinggian standar terbang sebuah pesawat rata-rata 35.000 feet (1 feet = 0.3048 meter, kalo ngga salah), rata-rata kecepatan sebuah pesawat normal lk. 1000 km/jam. Ketika pesawat hendak heading, jatuh dari atas dan sudah tidak terkontrol lagi menukik ke bawah, kecepatan pesawat diprediksi menjadi 1100 km/jam dan pasti menjadi lebih cepat lagi (> 1100 km/jam) karena mengalami gaya tarik percepatan gravitasi bumi. (1a). Suara riuh desing pertama (pada menit ke 5.02, 5.03 dari durasi rekaman) diprediksi merupakan suara pesawat pada saat meluncur masuk ke dalam air laut, (2) Kedalaman dasar laut Sulawesi sekitar Majene diprediksi lk. 3000 meter di bawah MSL, Mean Sea Level = tinggi nol meter laut. Dan pada saat pesawat meluncur menukik di dalam laut, ada suara-suara “naik-naik”, yang berarti dan mengindikasikan bahwa sebagian badan pesawat masih utuh termasuk kockpit pesawat sebelum membentur dasar laut. (2a). Pada saat pesawat meluncur ke dalam laut, sesuai hukum pembiasan, pesawat dibelokkan dan mengalami perlambatan kecepatan karena kerapatan (salinitas) air laut berbeda-beda sesuai kedalaman laut. Pesawat membentur dasar laut sebanyak 2 kali (suara benturan 2 kali, pertama pada menit 05.12 dr rekaman, dan yang kedua pada menit ke 05.14, dan kemungkinan sudah mencederai kedua pilot dan co-pilot tsb). (3). Jika pesawat normal menukik tajam ke bawah di ruang udara terbuka dengan kecepatan 1100 km/jam atau 3 km/detik dan kedalaman dasar laut perairan Majene sekitar 3000 meter (3 km) di bawah MSL, lama pesawat menukik saat masuk laut sampai membentur dasar laut diperkirakan sekitaran 10 detik. (4). Setelah pesawat membentur dasar laut dan tergeletak di dasar laut, suara-suara riuh…………. Allahu Akbar………. tidak hanya berasal dari pilot dan ko-pilot tapi juga diluar keduanya. Dan pada menit ke 05.30, 05.31 dari durasi rekaman atau lk. 15 sd 18 detik setelah pesawat membentur dasar laut, pesawat meledak di dasar laut…. Wallahu alam bissawab..

Note: Informasi dari berbagai sumber dan analisa hanya berupa prediksi…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: