Posted by: afriyanto | May 25, 2008

Tanduk Halmahera, Jailolo

Salah satu ciri khas wilayah Halmahera Barat dan penanda dari udara adalah bentuk tanduk yang terletak di selatan Kabupaten ini, tidak jauh dari Jailolo. Di tanduk ini terdapat sebuah desa nelayan yang namanya mengingatkan pada majalah anak-anak jaman dahulu, Bobo. Tanduk halmahera sendiri merupakan semenanjung yang menjorok jauh membesar ke arah laut dan terhubungkan hanya dengan dataran kecil dengan pulau besar Halmahera. Jailolo sendiri merupakan salah satu dari empat kesultanan (Kie Raha) yang pernah memerintah di Maluku Utara dan sekarang diabadikan sebagai ibukota kabupaten Halmahera Barat. Kabupaten Halmahera Barat terdiri atas 9 kecamatan, yaitu: Jailolo, Jailolo Selatan, Sahu, Sahu Timur, Ibu, Ibu Utara, Ibu Selatan, Loloda, Jailolo Timur.

TATARUANG HALMAHERA BARAT: Tak dapat dipungkiri bahwa tata guna penggunaan lahan di Halmahera dan Maluku Utara merupakan isu yang cukup penting. Bumi Halmahera yang kaya akan bahan tambang dan mineral serta hutannya penghasil kayu untuk eksport merupakan potensi kekayaan alam yang mesti dimanfaatkan sebaik-baiknya. Disamping itu banyaknya ditemukan tanah adat atau ulayat milik masyarakat adat menyebabkan makin kompleksnya permasalahan tata ruang di kabupaten ini. Untuk itulah pemerintahan daerah dianjurkan agar lebih arif dan bijaksana dalam permasalahan penggunaan lahan di wilayah ini.

POLA DAN STRUKTUR RUANG HALBAR: Pola pemanfaatan ruang dalam perencanaan Wilayah merupakan tataguna lahan atau fungsi lahan (landcover) dari suatu wilayah. Daratan kabupaten Halbar pada umumnya merupakan kawasan pertanian dan kehutanan. Sementara sebagian besar permukiman masyarakat di Halbar berada di pesisir pantai dan ada juga yang terletak di wilayah pedalaman Halmahera. Sarana transportasi seperti jalan Arteri dan Kolektor di Halbar masih terkonsentrasi di sekitaran ibukota Kabupaten dan Kecamatan-kecamatan terdekat. Jalan Trans Halmahera yang merupakan jalan arteri di Kabupaten ini hanya terbatas menghubungi Sidangoli, Jailolo sampai ke ibukota Kecamatan Sahu. Sementara jika kita hendak menuju ke kecamatan-kecamatan di utara Halbar, nyaris masih merupakan jalan tanah dan sebagian lagi mestilah menggunakan sarana transportasi laut.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: