Posted by: afriyanto | April 16, 2008

PUTU MAYONG

Masakan dari Sumatera Utara mempunyai ciri khas tersendiri dan susah dicari duplikasinya di Jakarta atau Bandung. Misalnya, Lontong Medan yang biasanya dijual buat sarapan pagi di Medan, sangatlah berbeda dengan lontong Padang atau yang sejenisnya yang sering didapatkan di Jakarta atau di Bandung. Lontong Medan, merupakan masakan khas Melayu yang bersantan dan biasanya agak gurih. Beda dengan lontong Padang yang santannya ditanak sampai masak dan pedas, lontong Medan khas Melayu santannya dimasukkan ketika akan dihidangkan. Jadi, santan Lontong Medan hanya ditanak sebentar.

PUTU MAYONG: Ketika penulis jalan-jalan di Cibubur, penulis tertarik akan jajanan kecil khas Medan, yaitu putu mayang atau putu mayong. Putu mayong merupakan penganan kecil yang terbuat dari tepung lalu dibentuk halus seperti mihun yang lalu dibentuk menjadi bulat seperti oval. Biasanya putu mayong berwarna putih. Putu mayong biasanya dihidangkan dengan parutan kelapa yang ditaburi gula pasir diatasnya, atau dengan kuah santan manis dari gula Jawa. Alamaaaaaaak….Putu mayong seingat penulis dulu, merupakan makanan yang biasa dijajakan oleh pedagang keliling orang-orang Tamil India di Medan. Menikmati putu mayong di depan SD Pertamina mungkin moment-moment lama yang tak bisa dilupakan……he he

Putu mayong diambil fotonya dari gerobaknya di Jalan Alternatif Cibubur


Responses

  1. Ada fotonya gak tu putu mayang? Pengen lihat bedanya sama putu mayang yang buatan orang Jawa…🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: