Posted by: afriyanto | April 6, 2008

From The Height: Depok

Ketika pemerintah tega membiarkan rakyatnya antre berjam-jam hanya untuk 2 liter minyak tanah, ketika gas LPG menjadi sesuatu yang langka, ketika harga bahan-bahan pokok sembako yang membuat para ibu-ibu menjerit prihatin mempertanyakan dimana fungsi institusi Pemerintah yang mengayomi pasar, ketika satu-satu bahan pokok sembako secara bergantian menghilang di pasaran, ketika itu pula mendingan I take a break sepenggal penghisapan rokok, rehat sejenak menikmati suasana maghrib Depok dari atas ketinggian lantai parkir ITC Depok.

URBAN CITY: Sebagai salah satu ciri kota urban adalah kota tersebut tidak memiliki landmark kota tua seperti gedung-gedung tua atau bangunan tua yang dapat dijumpai di kota Bogor, Bandung, Jakarta Lama, dll. Salah satu ciri khas Depok yang masih tersisa di Jantung utama Depok, jalan Margonda, yaitu rumah peninggalan jaman Belanda di depan dan di dalam Kompleks Area Margo City yang sekarang dimanfaatkan sebagai tempat nongkrong kafe 24 jam. Sebagai kota Urban, perkembangan Depok sangat tergantung akan dinamika Metropolitan Jakarta. Pada dasarnya Depok sangat tepat sebagai Kota tempat buat tidur atau beristirahat bagi warga yang beraktifitas seharian di Jakarta.

DEPOK IDENTITY: Mungkin DEPOK lebih bagus berkonsentrasi mengidentikkan diri sebagai Kota Mahasiswa daripada kota tempat buat tidur. Sejumlah Universitas terkenal dan bagus banyak dijumpai di Depok. Seandainya jumlah mahasiswa S1 di PTN tersebut diterima sekitar 3000 orang pertahunnya, dan belum termasuk jumlah Mahasiswa D3 nya, ditambah Civitas Akademikanya, maka jumlah Civitas Akademika sebuah Universitas saja bisa mencapai lebih kurang sekitar 25.000. Belum ditambah mereka yang terkait langsung dan tidak langsung dengan dunia kemahasiswaan, seperti Tukang jual Otak-otak yang suka nangkring di stasion UI, atau para ibu-ibu Kost-an,dll. Maka sudah lengkaplah Depok dikategorikan kota Mahasiswa.. Untungnya lagi.. harga-harga kebutuhan sehari-hari buat mahasiswa biasanya lebih murah…he he…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: