Posted by: afriyanto | December 25, 2007

Break: Repeatation In Malays

MEMOIR OF MY BIRTHPLACE: TANAH DELI

Orang-orang Melayu (Melayu Sumatera, red) itu suka mengulang-ngulang kata atau kalimat kalau berpantun. Makanya orang Melayu (Sumatera, red) sering juga disebut orang Maye-maye

Coba dengar lagu Seri Serawak yang punya orang Melayu Deli dan dipopulerkan orang Sunda; Original Indonesia (he he..)
Performed by: B. Sonata
Download this song: Seri Serawak (size: 3.5 MB. Format: MP3)

Seri Serawak:

Pantun ke 1Sayang Serawak
sungainya sempit
Sayang Serawak
Sayang Serawak
sungainya sempit

Berbuahnya nenas
berbuahnya nenas
lamun lamunan
berbuahnya nenas
berbuahnya nenas
lamun lamunan

Hendak kubawak
perahuku sempit
hendak kubawak
hendak kubawak
perahuku sempit

Tinggallah emas
Tinggallah emas
tinggallah junjungan
tinggallah emas
Tinggallah emas
tinggallah junjungan

Pantun ke 2 Biduk kukayuh
ketengah laut(an)
Biduk kukayuh
Biduk kukayuh
ketengah laut(an)

Hendak menuju
Hendak menuju
ketanahnya Deli
hendak menuju
hendak menuju
Kuala lah Deli

Sungguh hatiku
sudahlah terpaut
Sungguh hatiku
Sungguh hatiku
sudahlah terpaut

Mengapa puan
mengapa puan
tiada peduli
mengapa puan
mengapa puan
tiada peduli

Catatan: Deli itu berasal dari kata Delhi (Delhi ibukota India). Karna lidah Melayu suka disingkat, jadilah Delhi itu DELI saja.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: