Posted by: afriyanto | November 27, 2007

MASTERPLAN

RENCANA MASTERPLAN
KAWASAN WISATA BANDING AGUNG DAN DANAU RANAU
DENGAN PEMANFAATAN PETA POTENSI WILAYAH
(ANALISA KASUS, STUDI BANDING DAN SOLUSI)

By: Finito, Indah Widiastuti (Lecturer of Architecture, ITB)

Keunikan Danau Ranau adalah letak posisi geografisnya yang agak terpencil di ujung selatan perbatasan antara Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan dan secara Administratif danau Ranau dikuasai oleh ke dua provinsi tersebut. Kota Banding Agung sebagai kota terbesar yang di tepi danau Ranau sangatlah berpotensi besar dalam mengembangkan trend wisata unik dan alternative di kawasan itu. Untuk itulah dimanfaatkan peta-peta dengan berbagai tema sebagai penunjang rencana masterplan wisata wilayah.

SEULAS KATA

Menyebut kata Banding Agung pastilah ingatan kita tidak akan langsung tertuju pada pesona keindahan alam sebuah danau di ujung paling terpencil selatan provinsi Sumatera Selatan di mana tempat bertemunya tapal batas tiga provinsi. Danau Ranau yang terletak di punggung pegunungan Bukit Barisan Sumatera Bagian Selatan secara geografis dan administrasi memiliki ke unikan tersendiri. Posisinya yang lebih dekat ke pantai barat sumatera dan secara administrasi termasuk pengelolaan tiga provinsi, Kab. Kaur, Prov. Bengkulu, Kab. Ogan Komering Ulu Selatan, Prov. Sumatera Selatan, dan Kab. Lampung Barat, Prov. Lampung. Dengan kondisi alamnya yang masih perawan dan posisinya termasuk di kawasan remote area (kondisi tekini) serta didukung oleh potensi budaya masyarakat sekitarnya, sangatlah ideal untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata dengan tema unik.

Banding Agung sebagai satu-satunya kecamatan yang paling berkembang disekitar pinggiran Danau Rranau sangatlah berkompeten dalam proses pengembangan kawasan wisata danau Ranau. Dengan pertimbangan diatas, kawasan Danau Ranau lebih membutuhkan sebuah masterplan wisata, planning investasi dan rekayasa sumber daya seperti ini dengan Banding Agung sebagai sentra pengembangan kawasan.

1. BANDING AGUNG

Banding Agung secara administrasi termasuk ke dalam salah satu kecamatan di kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan yang baru diresmikan oleh Mendagri Hari Sarbano January 2004. Dengan pusat pemerintahan kabupaten yang baru dibentuk di Muaradua, rentang jarak antara pusat pemerintahan kabupaten dan wilayah kecamatan menjadi lebih dekat sehingga memungkinkan roda pembangunan dan administrasi pemerintahan bisa terselenggara dengan lebih cepat.

Topografi daerah Banding Agung yang berbukit-bukit dan hampir sebagian besar wilayahnya ditutupi hutan dan bekas perkebunan-perkebunan lada ini, termasuk daerah dengan tingkat kepadatan penduduknya pada tahun 2002, 30 jiwa/km2 termasuk kecamatan paling jarang penduduknya di antara kecamatan-kecamatan di OKU dan provinsi SUMSEL (data dari KPDE OKU).

Pusat kegiatan ekonomi dan aktifitas keramaian penduduk di kecamatan Banding Agung pada umumnya terkonsentrasi di empat titik lokasi atau zone, dengan pusat keramaian sekaligus pusat pemerintahan kecamatan di zone 1 yang mencakup desa-desa Surabaya, Bandar Agung, Sugih Waras, dan Banding Agung. Ketiga kawasan zone lainnya yaitu: 2. Simpang Sender 3. Pilla 4. Kota Batu sementara ini belumlah memiliki sebuah perencanaan dan pengembangan kota yang bisa dikatakan memenuhi standard dan seolah-olah terabaikan. Hal ini menyebabkan pengembangan Banding Agung seperti jalan ditempat karena tidak mengikutsertakan ke tiga zona lainnya.

 

DANAU RANAU

Danau Ranau mempunyai luas lk 12.800 Ha dengan rata-rata panjang 16 km dan lebarnya 8 km. Secara Administratif wilayah danau yang masuk ke dalam wilayah kecamatan Banding Agung luasnya lk 8.533 Ha dan selebihnya 4.267 Ha arealnya masuk ke dalam wilayah administrasi Kabupaten Lampung Barat, provinsi Lampung.

Danau Ranau terletak di kaki Gunung Semindung (ketinggian 1881 meter dpl) dengan ketinggian 500 meter dari permukaan laut. Disekitar danau terdapat tempat-tempat menarik seperti air terjun Subik, sumber air panas, pulau Marisa, pantai Senangkalan dan gunung Semindung.

 

LEGENDA SIPAHIT LIDAH

Asal muasal danau Ranau dapat kita telusuri dari cerita rakyat yang beredar di tengah masyarakat “…….air terus-menerus mengalir ke dalam belahan yang menyerupai lubang besar. Dan lama-kelamaan lubang besar penuh dengan air. Lalu, di sekeliling danau baru itu mulai ditumbuhi berbagai tanaman, di antaranya tumbuhan semak yang oleh warga setempat disebut ranau. Maka danau itu pun dinamakanlah Danau Ranau.< mengalir ke dalam belahan menyerupai besar. Dan lama-kelamaan lubang besar penuh dengan air. Lalu, sekeliling baru mulai ditumbuhi berbagai tanaman, di antaranya tumbuhan semak yang oleh warga setempat disebut ranau. Maka danau itu pun dinamakanlah Danau Ranau. ….

Itulah legenda terjadinya Danau Ranau. Sisa gunung api itu kini menjadi Gunung Seminung yang berdiri kokoh di tepi danau berair jernih tersebut.

Dari masa ke masa, Danau Ranau menjadi saksi kisah dan legenda masyarakat Banding Agung. Salah satu kisahnya adalah legenda Si Pahit Lidah dan Si Mata Empat. Mereka berdua adalah dua jawara yang amat disegani oleh lawan-lawannya.

1.3 BANDING AGUNG SEBAGAI SENTRA PERTUMBUHAN KAWASAN WISATA DANAU RANAU

2. BELUM ADANYA SISTEM PENGELOLAAN YANG SISTEMATIS & MENYELURUH

2.1 MASTERPLAN KOTA BANDING AGUNG DAN DANAU RANAU

Banyaknya penelitian dan studi yang dilakukan di Banding Agung dan Danau Ranau, baik yang dilakukan LIMNOLOGY LIPI tentang Studi Arus Permukaaan dan Bawah Danau dan Institusi lainnya, belum menjamin adanya sistem pengelolalaan wisata yang sistematis dan menyeluruh

Kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahwa Danau Ranau pada dasarnya belum tersentuh oleh sistem pengelolaan yang sistematis dan menyeluruh. Dan cenderung mengarah parsial dan over pragmatis. Kalo Masterplan ini gak dibuat or ga ada..

2.2 PENGALAMAN PENGELOLAAN KAWASAN WISATA DANAU MANINJAU

Banyaknya penelitian dan studi yang dilakukan di Banding Agung dan Danau Ranau, baik yang dilakukan LIMNOLOGY LIPI tentang Studi Arus Permukaaan dan Bawah Danau dan Institusi lainnya, belum menjamin adanya sistem pengelolalaan wisata yang sistematis dan menyeluruh

Kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahwa Danau Ranau pada dasarnya belum tersentuh oleh sistem pengelolaan yang sistematis dan menyeluruh. Dan cenderung mengarah parsial dan over pragmatis. Kalo Masterplan ini gak dibuat or ga ada..

2.3 USULAN PENGELOLAAN KAWASAN WISATA DANAU RANAU

Ato level yang paling pragmatis…. memang kerja untuk seorang investor – kita buat rencana membuat obyek pariwisata di danau ranau?

Kalo demikian ya kita bakal butuh informasi tentang siapa yang jadi investor, how they invest dan seberapa besar tanggung jawab investasi mereka. Dari situ kita bisa buat usulan yang paling memungkinkan.

2.4 TREND PARIWISATA: TEMA WISATA UNIK

Soal trend pariwisata sendiri. Sebetulnya prinsipnya ya kita akan cari keunikan kan karena tujuan strategisnya adalah: bagaimana menciptakan skema bisnis pariwisata yang se-sustain mungkin. Yaaa… semakin lingkungannya terawat, keunikannya bias dimaintain, stake-holdernya cukup kuat, institusinya juga konsisten ya pasti rencana pariwisatanya Insyaallah lancar. Karena itu trend sekarang yang berkembang: Wisata edukatif, wisata alam, wisata agro dan wisata budaya. Manuvernya gini: “JANGAN MANJAKAN WISATAWAN!” selain itu manfaatkan situasi bahwa yang dibutuhkan wisatawan hanyalah hospitality dan hal-hal aneh yang sekiranya hanya bakal ditemukan di obyek wisata tersebut.

Prinsip ekstrimnya adalah kita memanuver usulan sedemikian rupa sehingga skema yang terjadi adalah bahwa wisatawan hadir karena mereka “butuh” obyek kita, bukan karena kita “butuh” wisatawan. Yang mereka akan “butuh”kan adalah keunikan pengalaman, pengetahuan tentang kebudayaan, oleh-oleh yang khas, dan kenangan yang indah. NAh keunikan itu yang jadi tema wisata. Amenities seperti restoran, hotel, tempat-tempat hiburan-hiburan justru hanya alat bantu aja, bukan tujuan utama.

 


Responses

  1. helau do tek tilajukon niat no…!
    kek butuh barng-barng promosi yang berhubungan dengan Percetakan, sablon dan digital yang bisa mendukung kelangsungan promosi danau ranau yang kita cintai, insyaalllah kita bisa bantu di :
    0817180787, 91004295 atau 26117311
    by, yanto Ralangan- suka bumi – ranau
    maternuhun sanget….

  2. Obyek Wisata Danau Ranau sangat Indah, tinggal dilakukan polesan dan promosi juga perhatian pemerintah terkait, agar Danau Ranau menjadi tujuan wisata lokal, nasional, bahkan Dunia.

  3. Sudah beberapa kali saya datang ke Danau Ranau Banding Agung. Namun belum nampak adanya pembangunan yang berarti, terutama lapangan terbang perintis Danau Ranau-nya yang semakin rusak. Tolong tokoh2 masyarakat dimana saja yang asli Danau Ranau dan sekitarnya yang ada diseluruh dunia, bangunlah danau ranau tercinta.
    Salam buat buat yani, len, andi, yel. hepda, johan, iwan, yakub, lis, joni, mak ros, makngah liana dan keluarga besar raden ali di ranau banding agung

  4. Kadang bagus jugo Ranau miitu bae….tetap perawan, tetap hijau, tetap tenang dan damai. Kalu lah banyak wong masuk,investor masuk, dio kan makin rami….pacak berubah alamnyo.Waynyo pacak idak jernih lagi… Kalu jugo pacak rusak segalo tanom2an2 besak , jugo hutannyo …
    Lokasi Ranau to jauh nian njan jalan besak…jadi wong dak galak, ngan saro ndak ke sano…..Kalu liburan atau mudik lainlah ceritanyo

    • SALAM ! DANAU RANAU . Adakah alumni SMA Pancasila thn 1990an yang masih ingat nama TUMON asli JAWA TENGAH ,sewaktu SMA PANCASILA bersetatus (NEGERI) saya pindah ke JAWA ,dan sekarang saya tinggal di AUSTRALIA ,adapun teman sekelas yg masih saya ingat adalah .SAEFUL husaeni ,IRLANDIA,Jon FERY ,SILVI chaniago,HERA sopnita , masih banyak yg lain ,adapun STAFF PENGAJAR diantaranya Bpk ROHYAN,Bpk AMRAN,Bpk AMRANI ,Bpk YULIUS IBRAHIM,Bpk SUHAELI, IBU HERA . saya sangat kangen dengan HIJAUNYA DANAU RANAU ingin rasanya SCUBA DIVING ataupun SENORKling di sana ,masikah airnya sebersih yang dulu? maaf apabila da yang berkenan menghubingi saya boleh kontak lewat facebook.ketik saja TUMON SOHIBI, dan tulis nama pengirim supaya saya konfirmasi apabila saya mengenal NAMANYA .Terima kasih


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: