Posted by: afriyanto | December 9, 2007

TATARUANG JAYAWIJAYA

TATARUANG DAN PEMEKARAN KABUPATEN JAYAWIJAYA, PAPUA

By: Finito

Tataruang kabupaten Jayawijaya akan berubah menyusul dengan rencana pemekaran wilayah kabupaten ini. Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua rencananya akan dimekarkan kembali menjadi 5 kabupaten baru; yaitu: 1. Kab. LANI JAYA, 2. Kab. NDUGA, 3. Kab. MEMBERAMO TENGAH, 4. Kab. YALIMO, 5. Kabupaten Induk, JAYAWIJAYA.

Kabupaten ini sebelumnya telah mengalami pengurangan wilayah yang cukup signifikan dengan telah dimekarkannya 3 kabupaten yaitu: 1. Kab. Tolikara dengan ibukota KARUBAGA, 2. Kab. Yahukimo dengan ibukota DEKKAI, 3. Kab. Pegunungan Bintang dengan ibukota OKSIBIL.

Permasalahan utama di Kab. Jayawijaya dalam penataan ruang wilayah adalah konflik batas, baik antar kampung maupun antar distrik. Janganlah heran, misalnya jika anda travelling menuju ke arah utara Wamena yang secara administrasi masih masuk wilayah kabupaten Jayawijaya, anda akan temui beberapa desa atau kampung yang masuk ke dalam wilayah kabupaten yang berbeda. Padahal semua kampung itu secara administrasi masuk ke wilayah kab. Jayawijaya. Yap, masalah tata batas merupakan masalah yang crucial di Papua. Dan idealnya untuk sebuah daerah, bagaimana kita akan melalukan penataan ruang yang maksimal, sementara kenyataan kondisi di lapangan konflik kewilayahan dan batas masih ada.

Copyright@by Finito 2007

TATARUANG JAYAWIJAYA

Ada satu aspek yang terpenting dalam penataan ruang sebuah wilayah, yaitu pengetahuan anthropology masyarakat wilayah bersangkutan. Dan penataan ruang wilayah yang baik adalah penataan ruang yang sustainable dan berkesinambungan dengan memasukkan kajian anthropology masyarakat lokal setempat. Penataan ruang wilayah yang satu merupakan bagian integritas dari penataan ruang yang lain, dan merupakan bagian dari perencanaan tataruang yang lebih umum dan lebih detail.

Jadi penataan ruang wilayah kabupaten Jayawijaya idealnya merupakan bagian yang tak terpisahkan dari perencanaan penataan ruang umum wilayah Pegunungan Tengah Papua, dan provinsi Papua.

ANTHROPLOGY MASYARAKAT PEDALAMAN PAPUA

Sebagaimana diketahui, mayoritas masyarakat Papua tinggal di wilayah pedalaman Papua. Masyarakat pedalaman papua memiliki karakter dan bahasa yang berbeda setiap sukunya. Kebiasaan mereka travelling (istilah buat pejalan kaki) ke daerah lain untuk barter hasil bumi atau berburu, menyebabkan timbul sebuah pola adat yang unik buat tempat-tempat yang sering mereka singgahi. Tempat-tempat dimana mereka singgahi biasanya ditandai dengan batu atau tanda-tanda lainnya yang menyatakan tempat itu pernah mereka datangi sekaligus tempat persinggahan itu otoritas wilayah suku mereka.

Berkembangnya suatu daerah dan bertambahnya penduduk pedalaman di Papua menyebabkan beberapa tempat persinggahan tersebut tidak hanya dilalui oleh satu suku. Suku-suku pedalaman lain juga melakukan hal yang serupa, sehingga tempat persinggahan itu dimiliki secara sepihak oleh beberapa suku secara bersamaan. Nah, karena tempat persinggahan itu semakin ramai dan berpotensi, masing-masing suku mengklaim tempat persinggahan itu, sehingga pada suatu saat terjadi perang dan pertikaian antar suku yang memperebutkan wilayah itu. Konflik seperti ini sering terjadi di pedalaman Papua.

Kondisi ini diperparah lagi dengan masuknya unsur-unsur luar yang tidak mengerti akan sistem adat pedalaman Papua ini. Tanpa konsultasi dengan mereka sebagai masyarakat pribumi, dengan tiba-tiba di tanah adat mereka sudah ada kegiatan eksploitasi mineral dan hutan. Dan PEMDA setempat membuat kebijakan-kebijakan berkaitan dengan pertanahan dan Tataruang tanpa mengikut sertakan mereka sebagai penduduk asli. Dari sinilah konflik tanah adat dan Tata Batas wilayah mulai muncul.

Catatan: Distrik setingkat Kecamatan
Sumber Data Pemekaran: Tata Pemerintahan Kabupaten Jayawijaya

About these ads

Responses

  1. saya sedang melakukan studi kecil tentang papua, bolehkah sy mendapatkan kontak email mas? trims.

  2. Bu Ika, bisa konsultasi dan informasi ke Tata Pemerintahan nya Kabupaten Jayawijaya, kontak person bisa langsung ke Pak Petrus, Ka. Tapem Jayawijaya

  3. sepengetahuan saya info ttg tataruang jayawijaya berbentuk dokumen pasti ada, hanya saja dokumen tersebut dijadikan ARSIP TANPA NILAI. mengapa demikan? sebab proses penyusunannya tanpa melibatkan stakeholder, sehingga terjad hal yang seperti berikut ini : 1. penyerobotan wilayah administratif pemerintahan antara kab. tolikara dgn kab. jayawijaya; 2.keinginan sebagian masyarakat di wilayah yg telah dimekarkan untuk kembali bergabung dengan kabupaten induk.(distrik kurima)
    dari kedua contoh di atas jelas bahwa penyusunan tata ruang wilayah tanpa melibatkan berbagai pihak terutama masyarakat akan berakibat fatal dan menimbulkan konflik di antara masyarakat itu sendiri.

  4. sy lhr di Wamena. n tgl disna smpai kls 5 sd di sd impresmulele. sy tgl dsna tptnya di sinapuk. sy pindh krna rusuh thn 2000. skrng umur sy 19. sy kgn bgt sm tmn2 masa kecil sy di sinapuk, ika,ayu,siska,dll. bwt tmn2 yg merasa punya temn ms kecil di sinapuk yg bernama baktiar hub 081977960056 085769970526

  5. nduga adalah sebuah kabupaten Wamena
    Kamis, 18 Oktober 2007 17:26 WIB | Peristiwa | | Dibaca 443 kali
    Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah pusat diminta turun tangan guna membantu kelancaran pelayanan publik di Kabupaten Wamena, Provinsi Papua, kata Kepala Suku Besar Lembah Baliem Wamena H Abdurrahman Kossay di Jakarta, Kamis.

    “Dalam dua tahun terakhir pelayanan publik oleh Pemkab Wamena tidak berjalan, kecuali hanya pelayanan publik bidang kesehatan seperti di RSUD Wamena dan 23 Puskesmas,” katanya seusai bersilaturahmi ke kediaman Menkes Siti Fadilah Supari.

    Menurut Abdurrahman, berhentinya pelayanan publik itu antara lain ditandai tiadanya pegawai yang bertugas saat jam kerja di sejumlah dinas seperti Dinas Pertanian, PU, Pendidikan termasuk guru-guru SD negeri.

    “Keadaan tersebut mengakibatkan pembangunan infrastruktur di Wamena tidak berjalan, penduduk tidak mendapatkan bantuan bibit dan pupuk dari Dinas Pertanian, serta anak-anak sekolah negeri tidak mendapat pengajaran dari guru,” katanya.

    Akibat tidak adanya bantuan bibit dan pupuk, ratusan petani sayuran, ubi jalar, jagung di Wamena kini menganggur, menjadikan mereka sulit memperoleh pendapatan untuk kebutuhan makan sehari-hari yang akhirnya puluhan orang meninggal akibat stres dan mengkonsumsi minuman keras, kata Abdurrahman.

    Dia menilai, ketiadaan para pejabat dan staf dinas di Pemkab Wamena karena mereka sering berada di Jayapura guna mengurusi perkara dugaan korupsi mantan Bupati Wamena DH, sedangkan Wakil Bupati Wamena NY yang kini ditetapkan sebagai pejabat bupati juga sering berada di Jayapura dan Jakarta untuk mengurus percepatan kasus mantan bupati itu.

    Abdurrahman menjelaskan, kedatangan ke Jakarta bersama tiga kepala suku besar dari Wamena telah diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat lebaran (13/10) dan dia berharap dapat bertemu dengan Mendagri Mardiyanto guna membicarakan masalah pelayanan publik yang dinilai berhenti.

    “Saya atas nama puluhan kepala suku di Wamena berharap Mendagri dapat menginstruksikan perbaikan pelayanan publik di Wamena atau menyerahkan pelayanan publik kepada puluhan kepala suku, sehingga pembanguan di bidang infrastruktur, ekonomi, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Wamena terwujud,” katanya.

    Pada kesempatan terpisah Menkes Siti Fadilah Supari mengatakan, pihaknya sejak April 2005 telah memberikan bantuan langsung di bidang kesehatan berupa pengaktifan pelayanan publik di RSUD Wamena dengan mengirim 12 dokter umum, lima dokter spesialis, peralatan kesehatan, obat-obatan dan makanan pendamping susu bagi anak-anak.

    “Saya bersyukur bahwa pelayanan kesehatan di Wamena sampai saat ini tetap berjalan dengan baik, bahkan tidak ditemukan kasus anak-anak kurang gizi maupun kelambatan penangan pasien penyakit tertentu,” katanya.

    Menkes menyatakan, pihaknya berencana mengunjungi Wamena dan kabupaten lain di Papua pada akhir Oktober 2007 guna mengetahui pelayanan kesehatan di kawasan timur Indonesia itu.

    Dia berjanji, akan melatih ratusan anak-anak lulusan SMP dari Wamena tentang kesehatan khususnya merawat pasien, mensosialisasikan pola hidup bersih dana sehat, sehingga kelak mereka dapat membantu perawatan pasien di RS dan

  6. bagi saudara2ku di wamena dan juga di pupua yg membutuhkan benih sayuran ( kangkung, sawi, bayam, kemangi ) bisa menghubungi kami : usaha tani, jln raya rame pilang 15 wonoayu sidoarjo – jawa timur. tlp : 03183389089, 081230011488

  7. PERBEDAAN MENGHITUNG LUAS WILAYAH KABUPATEN YALIMO

    Berdasarkan data yang peroleh dari pemerintah Daerah Kabupaten induk Jayawijaya. Luas wilayah sebelum pasca pemekaran 4 Kabupaten baru yaitu: Lani Jaya, Nduga, Mamberamo Tengah dan Yalimo adalah sebesar 15.441 km² dikurangi menjadi 8.496 km², atau satu pertujuh ( 14% ) dari semula. Kemudian luas wilayah tersebut dihitung berdasarkan peta dari Pemda setempat diregistrasi ulang oleh dan digitasi di CAD dalam proyeksi UTM menunjukan sebesar 17.729,2 km² dikurangi menjadi 2.512 km². perbedaannya adalah 5.948 lebih maka disimpulkan bahwa luas wilayah yang dihitung oleh pemerintah daerah Kabupaten induk Jayawijaya merupakan dengan pendekatan bumi datar (Planimetris) atau berupa plotan perkiraan diatas kertas tanpa memperhitungkan kondisi topografi wilayah sesumgguhnya. Hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Yalimo bisa membuktikan dengan membandingkan software Kabupaten yang baru yang satu dengan software Kabupaten Induk Jayawijaya. Sebaiknya perhitungan luas wilayah yang lebih akurat harus dilakukan dengan perhitungan luas permukaan model 3D. maka hasil analisis yang kami lakukan ini disimpulkan bahawa luas wilayah Kabupaten Yalimo yang terlampir pada undang-undang Nomor 4 Tahun 2008 adalah sebesar 1.253 km². maka luas wilayah Kabupaten Yalimo yang tersisa berdasarkan hasil analisis yang kami lakukan ini adalah sebesar (3%). Sehingga untuk membuktikan ratio akhir luas wilayah yang dihitung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Induk Jayawijaya dan hasil analisis yang kami lakukan ini diharapkan kepada pemerintah Daerah Kabupaten Yalimo luas wilayah tersebut ditinjau ulang dalam proyeksi UTM. Supaya variabel kelas interval luas wilayah nilainya dari 14 dinaikan menjadi 21. agar tidak berdampak pada APBD atau Anggaran sejenis lainnya untuk Daerah Kabupaten Yalimo.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 29 other followers

%d bloggers like this: